November 3, 2009

Rihlah ke Alexandria

Bersama PwK NW-Mesir

DSCN0797Di tengah kesibukan anda dalam menata waktu, belajar, berfikir bahkan berkarya, tentu membutuhkan   keluanngan waktu untuk  istirahat. Istirahat merupakan tindakan yang tepat untuk menghilangkan rasa jenuh, bosan, dan cape. Dari berbagai macam cara beristirahat, tentu Rihlah tak kalah asyik dan menariknya. Ini hanya sebuah prolog dalam tulisan kali ini.

Rihlah ke Alexandria….., siapa yang tak kenal Alexandria…..???, Alexandria salah satu kota di ujung utara mesir. Kota yang didirikan oleh Iskandariyah Agung, kotanya begitu indah, jalan-jalannya begitu bersih, mobil-mobil berlalu lalang dengan tertib, serta pemandangan pantai yang indah di sepanjang jalan. Kota yang memiliki wisata pantai yang menakjubkan, kita bisa melihat luasnya lautan ujung benua Afrika, berenang atau sekedar melepas jenuh disana, setelah itu taman Al-Montazah sudah menanti, di taman itu kita bisa melihat indahnya pantai Alexandria serta merasakan hembusan angin sepoi-sepoi di ujung benua Afrika, dan berbagai macam tanaman dapat anda lihat. Baca entri selengkapnya »


April 19, 2009

FENOMENA ARTISTIK DALAM AL-HADITS

Ketika Meniliti fenomena artistic dalam hadis dapat kita tangkap berbagai rahasia ekspresif dan gambaran figurative. Upaya memberikan pengertian bahwa Rasulullah saw. ddalah manusia yang telah dibekali kemampuan (Jawami’ al kalim) yaitu, berbahasa yang singkat tapi syarat akan kandungan makna, kerana beliau tidak berkata menurut hawa nafsu serta beliau mendapat pelajaran langsung dari jibril as. Jadi fenomena itu bukan sekedar untaian kata atau imajinasi belaka yang mengalir dari perasaan dan dibentuk oleh emosi individu. Karena antara signifikasi dan diksi dalam Hadis itu betul-betul saling berbaur, antara pemikiran dan gaya bahasanyapun saling bersenyawa guna mengungkap metoda Islami yang sangat relevan dan berasal dari tuntunan al-Qur’an. Maka dari segi ilmu retorika (balagah) Hadits dianggap telah mencapai puncak kepasehan, ia merupakan satu-satunya contoh gaya bahasa arab yang tepat dan berguna. Baca entri selengkapnya »


April 9, 2009

nw

Nahdlatul Wathan

Organisasi Nahdlatul Wathan disingkat NW adalah organisasi keagamaan islam (jamaah diniyah islamiyah) yang memiliki kegiatan utama (core activities) dalam bidang pendidikan, social dan dakwah islamiyah. Organisasi ini didirikan oleh TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pada tanggal 1 Maret 1953 bertepatan dengan 15 Jumadil Akhir 1372 Hijriyah.

Akta pendirian organisasi NW dibuat dihadapan pemangku jabatan Sekretaris Daerah Lombok, Hendrik Alexander Malada merangkap sebagai Notaris di Mataram dengan Akta Notaris Nomor 48. Selanjutnya dalam rangka penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi NW, dihadapan Notaris pengganti Sie Ik Tiong di Jakarta dibuat akta Notaris Nomor 50 pada tanggal 25 Juli 1960 dengan Pengakuan dan Penetapan Menteri Kehakiman pada tanggal 17 Oktober 1962 No.J.A.5/105/5 serta dimuat dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 8 Nopember 1960.No.90. Baca entri selengkapnya »


April 9, 2009

TGKH.Muhammad Zainul Majdi, MA.

tuan-guru-bajangTokoh Muda, dan digolongkan Gubernur Termuda Se-Indonesia, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Sekalgus sebagai Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Pusat Pancor Kabupaten Lombok Timur. Jabatan menteri agamapun pernah disandang oleh Tokoh Kita kali ini yang bernama lengkap TGKH.Muhammad Zainul Majdi, MA (akrab dipanggil Tuan Guru Bajang). Koalisi Muda Parlemen Indonesia (KMPI) yang membentuk kabinet bayangan tentu tidak asal comot ketika memilih Tuan Guru Bajang sebagai menteri agama , dalam proses penyusunan Shadow Government KMPI melakukannya secara terukur melalui seleksi, kesediaan dan kecakapan. Secara obyektif ulama muda kharismatik yang juga anggota DPR RI asal Partai Bulan Bintang ini dinilai mampu menduduki pos penting itu.

Tuan Guru Bajang adalah penerus perjuangan Maulana Syaikh Zainuddin Abdul Madjid, pendiri Nahdlatul Wathan (NW) yang merupakan ormas Islam terbesar dan memiliki peran menentukan di Nusa Tenggara Barat. Semangat pergerakan yang mengalir dalam diri TGB mengingatkan kita kepada sosok Kiai Haji Mas Mansur, seorang ulama besar dan salah satu pejuang terbaik bangsa yang sesungguhnya juga pemrakarsa berdirinya Madrasah Nadhlatul Wathan di Surabaya. Baca entri selengkapnya »


April 9, 2009

Dunia & Akhirat

Allah Swt membagi kehidupan menjadi dua bagian, yakni kehidupan dunia dan akhirat. Apa yang dilakukan manusia di dunia akan berdampak dalam kehidupan akhirat, enak dan tidaknya kehidupan seseorang di akhirat sangat bergantung pada bagaimana ia menjalani kehidupan di dunia ini. Manakala manusia beriman dan beramal shaleh dalam kehidupan di dunia, iapun akan mendapatkan kenikmatan dalam kehidupan di akhirat. Karena itu, ketika seseorang berorientasi memperoleh kebahagiaan dalam kehidupan di akhirat, maka ia akan menjalani kehidupan di dunia ini dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Ketika manusia berorientasi kepada kehidupan akhirat, bukan berarti ia tidak boleh menikmati kehidupan di dunia ini, hal ini karena segala hal-hal yang bersifat duniawi sangat disukai oleh manusia, karenanya Islam tidak pernah mengharamkan manusia untuk menikmati kehidupan duniawinya selama tidak melanggar ketentuan Allah Swt, apalagi sampai melupakan Allah Swt sebagai pencipta dan pengatur dalam hidup ini. Manusia memang memandang indah segala hal yang bersifat duniawi dan itu wajar-wajar saja selama ia tidak merngabaikan tempat kembalinya, Allah Swt berfirman yang artinya: Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan disisi Allahlah tempat kembali yang baik (syurga).(QS 3:14). Baca entri selengkapnya »


Februari 25, 2009

Qori Tujuh Yang Masyhur

Para Qori yang hafal Al-Qur’an dan terkenal dengan hafalan serta ketelitiannya, dan menyampaikan qira’at kepada kita sesuai dengan yang mereka terima dari sahabat Rasulullah SAW.
Qira’at yang mutawatir semuanya kita kutip dari para qari yang hafal Al-Qur’an dan terkenal dengan hafalan serta ketelitiannya. Mereka ialah imam-imam qira’at yang masyhur yang meyampaikan qira’at kepada kita sesuai dengan yang mereka terima dari sahabat Rasulullah SAW. Mereka memiliki keutamaan ilmu dan pengajaran tentang kitabullah Al-Qur’an sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Sebaik-baiknya orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya”.

Syaikh Abul Yusri ‘Abidin telah menyebutkan nama-nama qari dalam dua bait sya’ir:

Nafi’, Ibnu Katsir, ‘Ashim dan Hamzah, Abu ‘Amer, Ibnu ‘Amir dan Kisaiy.
Itulah tujuh Imam yang tak diragukan lagi.

1. Ibnu ‘Amir

Nama lengkapnya adalah Abdullah al-Yahshshuby seorang qadhi di Damaskus pada masa pemerintahan Walid ibnu Abdul Malik. Pannggilannya adalah Abu Imran. Dia adalah seorang tabi’in, belajar qira’at dari Al-Mughirah ibnu Abi Syihab al-Mahzumy dari Utsman bin Affan dari Rasulullah SAW. Beliau Wafat di Damaskus pada tahun 118 H. Orang yang menjadi murid, dalam qira’atnya adalah Hisyam dan Ibnu Dzakwan. Baca entri selengkapnya »


Februari 25, 2009

Pengertian Ilmu Ekonomi

Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani οκος (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan νόμος (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga”. Adapun yang dimaksud dengan Ilmu Ekonomi oleh para ilmuwan adalah:

“Ekonomi sebagai sains kebajikan. Iaitu, ekonomi sebagai satu ilmu untuk mengkaji tentang kebajikan manusia serta cara-cara bagaimana menjaga dan meningkatkan kebajikan manusia ini”(Adam Smith). Baca entri selengkapnya »


Februari 2, 2009

Macam-Macam Hawa Nafsu Manunsia

Pembagian nafsu secara garis besar, ada dua: Pertama, terdiri dari delapan tingkatan yang ditempuh oleh diri atau nafsu manusia:

  • Nafsu ammarah: nafsu yang selalu mendorong untuk berbuat sesuatu di luar pertimbangan akal yang tenang, sehingga tidak mampu membedakan mana yang benar mana yang salah, mana baik mana buruk.
  • Nafsu lawwamah: nafsu yang sudah punya kesadaran, sehingga seseorang yang (terlanjur) berbuat salah atau tercela, akan tersadar, lalu menyesali diri atau merasa berdosa. Nafsu ini berdiri di simpang jalan antara ammarah dan muthmainnah.
  • Nafsu Muthmainnah: nafsu yang telah didominasi dan dikuasai oleh iman lantaran sudah begitu masak oleh pengalaman dan gemblengan badai derita, sehingga mampu dan terampil memilah yang haq dari yang batil, di mana yang terakhir ini akan terpental dengan sendirinya. Di segala situasi, baik dalam duka derita maupun dalam suka cita, nafsu ini tetap dingin dan tenang. Atau dengan bahasa Buya Hamka, ia punya dua sayap: sayap sabar (di cuaca kelam dan kesulitan) dan sayap syukur (di saat jaya dan makmur). Di sini perlunya iman dan zikir. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.